Siak Sri Indrapura Kediaman Para Sultan

Siak Sri Indrapura Kediaman Para Sultan

hobitrip.com – Siak Sri Indrapura yaitu kerajaan Islam berlokasi di Siak, Riau. Keberadaanya telah ada tahun 1723 hingga 1945. Lokasinya masih masuk dalam wilayah Indonesia walaupun seperti Melayu Malaysia.

Kerajaan Siak berdiri berkat seorang Raja Kecik bernama Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah, ia anak Kesultanan Johor. Sementara itu untuk pusat pemerintahan dalam menjalankan segala urusannya di Buantan.

Kekuasaan dan Kedaulatan

Sebuah kekuasaan tentu melalui masa jaya atau kemunduran karena berbagai faktor. Mungkin karena faktor internal atau ekternal sistem pemerintahan saat itu.
Masa jayanya Siak Sri Indrapura ketika pimpinannya adalah Sultan Syarief Hasyim saat abad ke 19. Inilah puncak jayanya pemerintahan dan ketika masa berkuasa sang sultan membuat Istana Siak.

Pembangunan itu membawa dampak positif bagi keberlangsungan ekomoni. Kerajaan berkembang pesat seiring berjalannya waktu. Namun kedamaian itu tidak bisa berangsung lama setelah kedatangan bangsa Belanda.

Saat awal abad ke 20, Kerajaan Siak di datangi oleh pasukan Belanda dan membuat kekacauan. Sehingga Istana Sultan mengalami kemunduran yang signifikan.

Setelah melalui tumpah darah perjuangan bangsa serta Tanah Air memproklamasikan kemerdekaannya secara sah. Saat itulah Sultan Syarif Kasim II turut gabung negara Indonesia.

Sejarahnya Siak Sri Indrapura

Dahulu daerahnya Siak masih ikut serta dalam kekuasaannya Kesultanan Johor. Makanya banyak nama Melayu layaknya Malaysia. Karena ketika belum berdiri sebuah kerajaan, mereka lah penguasanya. Akan tetapi sejarahnya Siak Sri Indrapura membawanya ke Tanah Air.

Seseorang yang dapat berkuasa di wilayahnya Siak telah di tugaskan langsung oleh Sultan Johor. Sehingga tidak ada voting atau pihak yang mengajukan dirinya untuk memimpin.

Tidak lama kemudian Kesultanan Johor hancur yang menyebabkan kekosongan kekuasaan pada wilayahnya Siak. Dimana daerahnya menjadi tak terurus kurang lebih 100 tahun lamanya.
Peperangan antar saudara terjadi begitu dahsyat di Kerajaan Johor. Hal itu membuat Raja Kecik pergi lalu tinggal di daerah Bintan dengan membangun sebuah negeri baru. Itulah Kerajaan Siak yang letaknya di pinggiran anak Sungai Siak.

Akan tetapi bukan perkara mudah untuk mengaturnya agar bisa berkembang lebih baik. Sering terjadi perpindahan sehingga belum bisa menetap pada satu titik lokasi.
Hingga akhirnya tahun 1827 sampai 1864 mempunyai pusat pemerintahan secara resmi di Kota Siak Sri Indrapura. Dengan di pimpin oleh Sultan Ismail membawa kepastian secara nyata untuk keberlangsungan kerajan.

Masa Kejayaan Kerajaan

Ketika mendirikan kerajaan baru, raja mulai memperluas daerahnya serta mulai membuat sebuah tempat untuk armada laut. Gunanya untuk melancarkan berbagai kegiatan kedepan. Berjalannya waktu pemerintahannya mencapai masa kejayaan kerajaan begitu pesat.

Kerajaannya telah mendominasi daerah timurnya Sumatera. Ia mampu melakukan kontrol dalam penjualan timah. Selain dalam hal bisnis juga menyebarkan dahwah Islam kepada masyarakat sekitar.

Proses membangun hingga bisa berkembang adalah suatu hal yang tak mudah. Apalagi bagi sistem pemerintahan baru masih belum di kenal kebanyakan orang. Tetapi usahanya telah membuahkan hasil.

Masa pemerintahannya Sultan Syarif membawa kejayaan Siak Sri Indrapura dengan sempurna. Sultan juga mendapat kesempatan untuk mengunjungi dua negara di Eropa yakni Belanda serta Jerman. Sebuah hal yang mengesankan dan perlu apresiasi.

Sejarah memang mempunyai masa kelamnya. Namun tanpanya tidak akan ada cerita menarik dari Siak Sri Indrapura. Selain bisa mengenang kita juga bisa mempelajarinya sebagai cerita masa lalu yang pernah terjadi kala itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *